Dilansir dari AFP, Selasa (21/10/2014) karya seni tersebut merupakan rancangan seniman asal AS, Paul McCarthy. Dia membuatnya dalam pagelaran FIAC (Foire Internationale d'Art Contemporain) alias Pameran Seni Kontemporer Internasional pada 23-26 Oktober lalu di Paris dengan nama Tree.
Warga Paris dan turis pertama kali melihatnya pada Kamis lalu (15/10). Betapa terkejutnya mereka, saat melihat balon raksasa yang berwarna hijau dan menjulang 24 meter terlihat seperti sex toy berupa penis.
Sontak, tak sedikit warga Paris pun geram karena tak terima ada karya seni seperti itu di kotanya. Pada hari Sabtu (18/10) beberapa warga Paris lantas merusak karya seni McCarthy. mereka memotong kabel-kabel penyangga dan mengempeskan balonnya.
McCarthy terheran-heran dengan aksi segelintir warga Paris yang merusak karyanya. Sebab, menurutnya Paris adalah negara yang 'bebas' termasuk untuk karya-karya seni. Belum lagi, kabarnya seniman berusia 69 tahun tersebut juga diserang oleh sekelompok orang.
Walikota Paris, Anne Hidalgo membela McCarthy. Dia mengaku kecewa dan menyayangkan tindakan merusak karya seni orang lain. "Paris tidak akan mentolerir terhadap serangan kepada seniman dan karya seninya. Itu merusak kebebasan berkarya," tutupnya.
Pihak penyelenggara FIAC kabarnya akan kembali membangun karya seni McCahrty dalam waktu dekat.
Promo tiket ke Paris Charles de Gaulle mulai dari Rp. 5.781.835
Karya seni yang telah dirusak segelintir warga Paris (AFP)934 share this. 242 share this. 213 share this. 198 share this. 188 share this. 164 share this. 155 share this. 142 share this. 122 share this. 122 share this. View the original article here
This post was made using the Auto Blogging Software from WebMagnates.org This line will not appear when posts are made after activating the software to full version.

0 comments:
Post a Comment