Nigeria dan Boko Haram Sepakati Gencatan Senjata

VIVAnews - Militer Nigeria mengatakan gencatan senjata sudah disepakati dengan militan Islam Boko Haram. Lebih dari 200 siswi yang disandera Boko Haram sejak enam bulan lalu juga disebut bakal segera dibebaskan.

Dikutip dari laman BBC, Sabtu 18 Oktober 2014, juru bicara kepresidenan Nigeria, Hassan Tukur mengatakan kesepakatan gencatan senjata dicapai melalui negosiasi yang dimediasi Chad. "Mereka menjamin akan membebaskan para siswi," kata Tukur.

Ditambahkan Tukur, delegasi pemerintah telah dua kali bertemu dengan wakil Boko Haram selama sebulan terakhir. Mekanisme terkait pembebasan para siswi akan dibicarakan dalam pertemuan pekan depan di Ibu kota Chad, Ndjamena.

Pemberontakan oleh Boko Haram terjadi sejak 2009, mengakibatkan ribuan warga sipil tewas. Bahkan, hanya sepanjang 2014 saja, lebih dari 2.000 jiwa tewas. Boko Haram mendapat kecaman internasional, setelah menculik lebih dari 200 siswi sekolah enam bulan lalu.

Wartawan BBC di Abuja, menulis bahwa negosiasi dengan pemerintah Nigeria dilakukan dengan persetujuan dari pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau. Juru bicara pemerintah, Mike Omeri, mengatakan kesepakatan tidak mengatur pemberian wilayah bagi Boko Haram.

Omeri tidak mau menjelaskan, apa konsesi yang diberikan pemerintah. Pengumuman gencatan senjata disambut baik warga Nigeria, walau sebagian tetap mengaku skeptis karena belum ada konfirmasi dari Boko Haram tentang kesepakatan itu.

Kesepakatan gencatan senjata merupakan kabar yang mengejutkan. Pada Mei 2013, Presiden Goodluck Jonathan yang berjanji akan menghancurkan Boko Haram dengan memberlakukan status negara dalam kondisi darurat di Borno, Yobe, dan Adamawa.

Kesepakatan gencatan senjata diduga terkait dengan rencana Presiden Goodluck Jonathan untuk kembali mencalonkan diri dalam pemilihan presiden. Boko Haram berusaha mendirikan Negara Islam di Nigeria, namun anggota mereka kerap menyusup juga ke perbatasan Kamerun.

Delapan prajurit Kamerun dan 100 militan Boko Harap tewas dalam pertempuran di utara Kamerun, Jumat. Kamerun, Nigeria, dan Chad pada Juli lalu sepakat membentuk pasukan regional yang terdiri dari 2.800 prajurit untuk menghadapi Boko Haram. (asp)


View the original article here

Penulis : Rin Kun ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Nigeria dan Boko Haram Sepakati Gencatan Senjata ini dipublish oleh Rin Kun pada hari Sunday, October 19, 2014. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Nigeria dan Boko Haram Sepakati Gencatan Senjata
 

0 comments:

Post a Comment