VIVAnews - Pemerintah Tanzania memerintahkan lebih dari 40.000 anggota suku Maasai keluar dari tanah leluhur mereka, agar dapat dijadikan lahan berburu bagi anggota Kerajaan Uni Emirat Arab (UAE).Dilansir oleh Daily Mail, Senin 17 November, wilayah seluas 1.500 kilometer persegi di sekitar Loliondo, dekat Taman Nasional Serengeti, akan diserahkan pada perusahaan UAE yang mengatur kegiatan berburu bagi keluarga kerajaan.Aktivis mengecam pemerintah karena melanggar janji yang dibuat, untuk tidak menjual lahan suku pribumi setelah mendapat kecaman internasional, pada 2013. ...
This post was made using the Auto Blogging Software from WebMagnates.org This line will not appear when posts are made after activating the software to full version.

0 comments:
Post a Comment