"Sekarang enggak ada retake (take ulang). Tetapi, mengerjakan KLakustik yang pertama, masih ada retake gitar di lagu Gerimis,"kata Lilo.
Di album Grand KLakustik ini, KLa Project meminimalkan kesalahan, meski direkam secara live. "Sekarang, enggak ada sama sekali kesalahannya. Aman dan live," ujar Lilo.
Materi lagu Grand KLakustik direkam langsung di Grand KLakustik Concert di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, pada 2013 yang menandai ulang tahun perak KLa Project ke-25.(Baca :Ari Lasso Once Siap Duet, KLA-Reza Tampilkan Hits)
Adi menambahkan, lagu-lagu album Grand KLakustik adalah karya di album Greatest Hits dan album-album KLa Project lainnya yang direkam, dinyanyikan, serta diaransemen ulang. Lagu-lagu di dalam album tersebut dengan para pemain orkestra yang mumpuni.
"Lagu kami boleh sama di tiap album kompilasi. Yang membedakan itu atmosfer dan pesan lagu," kata Adi. Di Grand KLakustik ini, KLa Project bahkan memakai 30 sampai 40 orang pemain orkestra. KLa ingin maksimal dengan rilisnya album ini. "Grande-nya yang berbeda. Kalau album lama (Greatest Hits) cuma pakai 9 pemain orkestra," kata Adi.
Ada sekitar 26 lagi di dua CD ini. Di antaranya, ada nama Tohpati, Budi Bidhun, dan Iwan Hasan yang ikut meramu lagu hits KLa Project.
Ada kolaborasi dari Glen Fredly, Badai Kerispatih, dan Tohpati dalam lagi Waktu Tersisa, duet Tata Janeta dan Lilo dalam lagu Bahagia Tanpamu juga Angel Pieters dalam lagu Kau Pulihkan Luka.
This post was made using the Auto Blogging Software from WebMagnates.org This line will not appear when posts are made after activating the software to full version.

0 comments:
Post a Comment