Syarif Hasan: Sebelum Saya Tidak Ada yang Memperhatikan UKM

Minggu, 19 Oktober 2014, 09:58 Alfin Tofler, R. Jihad Akbar (function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) {return;} js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);}(document, 'script', 'facebook-jssdk'));VIVAnews - Mantan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Syarifuddin Hasan, mengungkapkan, menteri pengantinya di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tinggal melanjutkan saja program pengembangan UKM yang telah disusunnya.

Di Jakarta, Minggu 19 Oktober 2014, Syarif mengklaim, segala infrastruktur pendukung dan sistem pengembangan UKM di masa jabatannya telah dibangun dengan baik.

"Saya pikir tinggal meningkatkan saja," kata Syarif.

Syarif mengatakan, sebelumnya tidak ada yang memberikan perhatian kepada UKM. Namun, setelah dia menjabat, semua orang berbicara mengenai pengembangan UKM di Indonesia.

"Kita sudah bangun infrastrukturnya, sudah berjalan. Tinggal kecepatannya ditambah," tambahnya.

Infrastruktur yang telah dibangun, antara lain, pembangunan pusat-pusat pelatihan dan pemasaran serta memperluas akses permodalan bagi UKM yang ingin berkembang. Ia mengungkapkan hingga saat ini penerima kredit lancar sudah mencapai 12 juta. Angka ini menurutnya harus ditingkatkan kembali.

Satu pesan Syarief untuk Presiden Jokowi, anggaran pengembangan UKM harus ditambah. Karena menurutnya selama ini anggaran yang disediakan tidak cukup untuk mengembangkan UKM yang jumlahnya besar di Indonesia. (one)

© VIVA.co.id


View the original article here

Penulis : Rin Kun ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Syarif Hasan: Sebelum Saya Tidak Ada yang Memperhatikan UKM ini dipublish oleh Rin Kun pada hari Sunday, October 19, 2014. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Syarif Hasan: Sebelum Saya Tidak Ada yang Memperhatikan UKM
 

0 comments:

Post a Comment