Malaysia: Kabut Asap Adalah Masalah Bersama

VIVAnews - Kabut asap yang bertiup dari Pulau Sumatera, kembali menjadi momok bagi Indonesia. Sebab, asapnya ikut terpapar hingga ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Menurut Duta Besar Kerajaan Malaysia untuk Indonesia, Zahrain Mohamed Hashim, Jumat 17 Oktober 2014, menyebut masalah kabut asap adalah isu bersama."Yang merasakan dampak terbesar, jelas Indonesia sendiri," ujarnya, yang ditemui VIVAnews dalam pertemuan media terbatas, di Gedung Kedutaan Besar di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan."Saya dengar banyak orang yang sakit di Batam dan terpaksa harus dirawat, akibat menghirup kabut asap itu. Sebenarnya, kabut asap merupakan masalah bersama dan kami tidak akan menunjuk siapa pun sebagai dalang," kata dia. Zahrain pun tidak menutup mata mengenai adanya keterlibatan warga, atau perusahaan asal Negeri Jiran dalam aksi pembakaran hutan itu. Sebab itu, dia bertekad ingin menangani masalah kabut asap bersama Indonesia. "Yang lebih penting, kita harus meningkatkan kerja sama untuk memadamkan kabut, karena masalah ini muncul setiap tahun. Indeks polusi di Malaysia pun akhir-akhir ini mulai tinggi," kata dia. Realisasi komitmen untuk membantu memadamkan api, diwujudkan dalam sumbangan peralatan untuk mengatasi kebakaran. Dalam kesempatan itu, Zahrain menyebut Pemerintah Malaysia menyambut baik keputusan DPR untuk mengesahkan UU Kabut Asap Lintas Negara (Trans Boundary Haze) pada bulan lalu. Dengan adanya UU itu, kian menguatkan upaya kedua negara untuk mengatasi kabut asap.Wabah kabut asap terparah terjadi pada tahun lalu. Saat itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sampai harus meminta maaf kepada negara tetangga karena telah mengekspor asap. Asap dari kebakaran hutan di Sumatera, sempat menutup patung Merlion dan Menara Kembar Petronas. BBC Indonesia edisi tahun lalu, bahkan melansir, saking parahnya kabut asap kebakaran hutan di Sumatera, menewaskan satu warga Negeri Jiran. Sejumlah media Malaysia sempat memberitakan Li Cai Ling meninggal tahun lalu akibat polusi udara yang parah. Namun, pernyataan itu dibantah oleh Direktur Kesehatan Johor Mohd Khairi Yakob, yang dikutip harian China Press Malaysia. Yakob telah menghubungi rumah sakit tempat Li dirawat dan pihak rumah sakit menyatakan tidak ada pasien mereka yang meninggal akibat kabut asap. (asp)

© VIVA.co.id


View the original article here

Penulis : Rin Kun ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Malaysia: Kabut Asap Adalah Masalah Bersama ini dipublish oleh Rin Kun pada hari Sunday, October 19, 2014. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Malaysia: Kabut Asap Adalah Masalah Bersama
 

0 comments:

Post a Comment