Seperti dikutip dari laporan kinerja keuangan XL Axiata, Rabu (29/10/2014), pendapatan perusahaan masih bisa tumbuh dari Rp 15,8 triliun di akhir September tahun lalu menjadi Rp 17,5 triliun tahun ini.
Beban pendapatan perusahaan yang tinggi menggerus laba dan akhirnya menjadi rugi. Total beban pendapatan anak usaha perusahaan asal Malaysia itu tercatat Rp 17,4 triliun dalam sembilan bulan pertama tahun ini, tahun lalu hanya Rp 14,4 triliun.
Beban yang tinggi itu membuat laba usaha perseroan hanya Rp 138 miliar, turun jauh dibandingkan laba usaha periode yang sama tahun lalu Rp 1,3 triliun.
Setelah kembali dipotong biaya keuangan, perseroan mencatat rugi sebelum pajak sebesar Rp 1 triliun. Untungnya perusahaan mendapat manfaat pajak penghasilan sebesar Rp 173 miliar sehingga kerugiannya bisa sedikit berkurang.
(ang/dnl)Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!
View the original article here
This post was made using the Auto Blogging Software from WebMagnates.org This line will not appear when posts are made after activating the software to full version.
0 comments:
Post a Comment